sungai ciliwung

27

Mar

2014

Sungai Ciliwung

Pada dasarnya tidak ada hal unik yang membedakan Sungai Ciliwung dengan sungai-sungai lain dikawasan Indonesia, kecuali bahwa  Ciliwung merupakan sebuah sungai yang menjadi saksi dari perkembangan sebuah kota metropolitan bernama Jakarta. Tidak ditemukan data pasti mengenai panjang total sungai Ciliwung, kecuali bahwa ia memiliki hulu dikawasan Gunung Gede,Pangrango, dan Puncak. Dimana ketiga lokasi tersebut masuk dalam kawasan administratif kota Bogor-Jawa Barat. Aliran sungai Ciliwung berawal dari bagian timur kota Bogor dan terus mengalir ke arah Utara melalui Depok, Jakarta dan berakhir didaerah pelabuhan Sunda Kelapa. Awalnya, Ciliwung memiliki peran penting sebagai sumber kehidupan masyarakat disekitarnya. Berbagai aktivitas dilakukan disini, mulai dari pengambilan air guna keperluan rumah tangga, hingga sebagai jalur perdagangan internasional. Bahkan dahulu Ciliwung dengan Pelabuhan Sunda Kelapanya sebagai maskot, sangat dikenal oleh para pedagang baik nusantara maupun asing. Hulu Ciliwung yang terbentuk kurang lebih enam juta tahun lalu merupakan daerah pilihan bagi masyarakat prasejarah jaman kebudayaan perunggu-besi. Hingga saat ini bukti kehadiran mereka masih banyak ditemukan disepanjang pesisir DAS. Berdasarkan informasi-informasi tertulis, awalnya Ciliwung merupakan sungai yang mengalir bebas, tidak berlumpur dan tenang. Bahkan menurut Jean-Baptiste Tavernier Ciliwung dikatakan sebagai sungai yang memiliki air paling bersih dan paling baik didunia (persekutuan aneh 1988). Catatan mengenai bencana yang terjadi